<body bgcolor="#F3F4F7" leftmargin="0" topmargin="0" rightmargin="0" bottommargin="0" onLoad="MM_preloadImages ('http://i1110.photobucket.com/albums/h441/sajakmasisir/jpg/banner_4ganti.gif')"><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d5375152\x26blogName\x3dSajak+Masisir+(Blog+Beranda)\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dBLUE\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://blogberanda.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://blogberanda.blogspot.com/\x26vt\x3d4066893638880322838', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
 
 






 
Salam, Selamat datang di Komunitas Sajak Masisir  

Dikirim 7.11.07    
Aku adalah Kamu 

Puisi Phie

kalimat Aku adalah Kamu
nasib

tapi
aku tidak pernah bertemu dengan Kamu
kapan kita bertemu?
marilah kita bertemu
tak perlu gengsi
karena Aku adalah Kamu sendiri

ayat-ayat Aku
tak pernah terbaca
keranjang cucianku penuh
diatas kakus aku terus menulis

di sekolah, hujan gemericik
teman tertawa
karena aku gila
kata mereka



padahal Aku adalah Kamu
Tuhan, bagaimana ini?
Aku adalah Kamu,
benar kan?

kalau salah,
ya sudah
biar aku menjadi diriku sendiri
yang tetap dalam diriku

nyawaku sudah terbekap
dalam jasadku sendiri

hari ini ada berita
anak-anak membunuh orang tuanya
hari ini ada berita
orang tua memperkosa anaknya
hari ini ada berita
guru-guru banyak yang sakit jiwa
hari ini ada berita
kiyai-kiyai jadi preman
mau insaf susah

merah putih cemang cemong
tak lagi bisa disebut negara
karena hanya mengkonsumsi
selangkangan, paha, dan juga buah dada.

nikmatMu bukan nikmatku
tapi, nikmatku adalah nikmatMu.



Dicatat oleh fuddyduddy, Jam 7:06 AM |    




Hadir dari sajak-sajak tercecer, kemudian kami kemas sebagai catatan-catatan duplikat hati yang acap kali meraung menyuarakan irama-irama kebebasan, kesefahaman, penolakan, penyesalan, kritik, keindahan dan romantisme. mungkin hanya rangkaian huruf-huruf setengah jadi, namun izinkanlah ianya dinamai sebagai sajak. Hanya untuk menjembatani inspirasi-inpirasi terpasung, sangat sayang jika sekedar tertoreh di atas lembaran kertas-kertas usang.



Jumlah Pengunjung
Sejak April 2007

Best View : IE, 1024x768 px


Powered by Yahoo Groups
© 2007 TintaKita Corporation
Design : abditea. All Rights Reserved
Powered By : blogger.com & aoshartos.com